
LORONGNEWS.ID | Menjelang pelaksanaan Pemilihan BPD dan Pemilihan Kepala Desa Jayalaksana, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh rasa persaudaraan. Dinamika politik yang terjadi di tengah masyarakat dinilai sebagai bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa dan bijaksana.
Ajakan tersebut disampaikan oleh Ahmad Riyan Sadjali selaku Ketua Karang Taruna Desa Jayalaksana. Ia menegaskan bahwa pesta demokrasi seharusnya menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat, bukan memunculkan gesekan sosial akibat perbedaan pilihan politik.
Menurutnya, masyarakat Jayalaksana memiliki budaya gotong royong dan kekeluargaan yang sudah terbangun sejak lama. Karena itu, ia berharap seluruh warga mampu menahan diri dari tindakan yang dapat memicu konflik maupun memperkeruh suasana menjelang pemilihan.
“Kontestasi politik adalah hal biasa dalam demokrasi, tetapi menjaga hubungan baik antarwarga adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai hanya karena berbeda pilihan, silaturahmi menjadi renggang dan persatuan masyarakat terganggu,” ungkapnya.
Ia juga mengajak generasi muda agar menjadi garda terdepan dalam menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif, termasuk lebih bijak dalam menyampaikan pendapat di media sosial.
Menurutnya, peran pemuda sangat penting dalam menjaga stabilitas desa agar proses demokrasi berjalan dengan aman dan tertib.
Selain itu, Ahmad Riyan Sadjali berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pemilihan dapat mengedepankan etika politik, menghormati proses demokrasi, serta menjaga komitmen untuk menciptakan pemilihan yang jujur dan bermartabat.
“Siapapun yang nantinya dipercaya masyarakat untuk menjadi anggota BPD maupun Kepala Desa, semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membawa Jayalaksana menjadi lebih baik. Maka dari itu, mari kita jadikan pesta demokrasi ini sebagai contoh kedewasaan masyarakat desa dalam menjaga persatuan dan kebersamaan,” katanya.
Ia pun mengingatkan bahwa kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh hasil pemilihan, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam menjaga kekompakan setelah seluruh proses demokrasi selesai dilaksanakan.
Aldi SA





























