MERANGIN, LORONGNEWS.id – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diduga berlangsung terang-terangan tepat di depan Kantor Desa Sungai Tabir, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin. Keberadaan aktivitas tersebut menjadi sorotan masyarakat karena berlangsung di lokasi yang sangat dekat dengan pusat pemerintahan desa.
Pantauan media ini pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, Kantor Desa Sungai Tabir dalam keadaan terkunci rapat. Tidak terlihat Kepala Desa maupun perangkat desa berada di kantor sehingga media ini belum memperoleh penjelasan terkait aktivitas PETI yang berada di depan kantor desa tersebut.
Di lokasi juga tampak sebuah alat berat jenis excavator berada di sekitar area penambangan. Aktivitas itu berlangsung hanya beberapa meter dari kantor desa, sehingga memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai pengawasan dan peran pemerintah desa terhadap dugaan aktivitas pertambangan ilegal di wilayahnya.
Sejumlah tokoh masyarakat mengaku kecewa. Mereka menilai pemerintah desa belum menunjukkan langkah nyata untuk menyikapi aktivitas PETI yang berlangsung di depan kantor desa.
“Sudah lama aktivitas itu ada. Sekarang alat berat juga berada di lokasi. Kami heran mengapa tidak ada tindakan, padahal lokasinya tepat di depan kantor desa,” ujar salah seorang tokoh masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Selain menyoroti aktivitas PETI, warga juga mengeluhkan pelayanan pemerintahan desa. Menurut mereka, perangkat desa kerap tidak berada di kantor pada jam kerja.
“Itulah yang kami keluhkan. Banyak perangkat desa pergi mendulang emas dari pagi hingga sore. Kami memahami kebutuhan ekonomi mereka, tetapi pelayanan kepada masyarakat jangan sampai terbengkalai,” kata warga.
Masyarakat berharap pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Merangin, serta aparat penegak hukum segera turun ke lokasi untuk meninjau aktivitas PETI yang diduga berlangsung di depan Kantor Desa Sungai Tabir. Warga juga meminta pelayanan pemerintahan desa dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sungai Tabir belum berhasil dikonfirmasi karena tidak berada di kantor. Media ini masih berupaya memperoleh klarifikasi guna memenuhi asas keberimbangan dan akan memuat tanggapan Kepala Desa apabila telah diterima.
(Yah/Oleng)






























