Beranda Daerah PJU Mati di Titik Rawan Kejahatan, Slogan “Bekasi Bersinar” Dipertanyakan, Diduga Anggaran...

PJU Mati di Titik Rawan Kejahatan, Slogan “Bekasi Bersinar” Dipertanyakan, Diduga Anggaran Perawatan Gelap Gulita!!!

BEKASI, LORONGNEWS.id – Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai titik rawan kejahatan di wilayah Bekasi dilaporkan tidak berfungsi. Salah satu nya di ruas jalan kali CBL menuju babelan banyak PJU yang mati.

Kondisi jalan yang gelap pada malam hari tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga dinilai meningkatkan risiko tindak kriminal dan kecelakaan. Kamis (4/6/2026).

Warga mengeluhkan minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan yang selama ini dikenal rawan aksi kejahatan. Meski laporan kerusakan telah berulang kali disampaikan, banyak PJU yang hingga kini belum juga diperbaiki.

Berita Lainnya  Ketua Bidang OKK DPP IWO Indonesia Pertanyakan Titik Terang Kasus Minyak Goreng Rp 20,4 Miliar di Tubuh BUMD Banten

 

Salah seorang warga, AH (38), mengaku khawatir saat melintasi jalan yang minim penerangan pada malam hari.
“Kalau malam banyak ruas jalan yang gelap karena lampu jalannya mati. Kami jadi waswas, apalagi di lokasi yang memang sering terjadi aksi kejahatan. Kondisi seperti ini seharusnya segera ditangani,” ujarnya, Kamis (4/6).

Ironisnya, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan slogan “Bekasi Bersinar” yang selama ini digaungkan pemerintah daerah. Di tengah masih banyaknya lampu jalan yang mati dan kawasan yang gelap gulita, slogan tersebut dinilai belum mencerminkan kenyataan di lapangan.

Berita Lainnya  Ada Apa di Balik Kebijakan Retribusi Sampah DLHK Kabupaten Tangerang? Armada Pemerintah Ditinggalkan, Armada Plat Hitam Disebut Muncul Atas Nama Mitra

Keluhan serupa disampaikan SR (42). Menurutnya, keberadaan PJU sangat penting untuk menunjang keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan. Jalan yang gelap membuat pengendara sulit melihat kondisi jalan dan rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan. Jangan sampai ada korban baru kemudian diperbaiki,” katanya.

“Kalau masih banyak lampu jalan yang mati, masyarakat tentu mempertanyakan makna dari slogan Bekasi Bersinar itu sendiri. Yang kami butuhkan bukan sekadar slogan, tetapi kondisi jalan yang benar-benar terang dan aman,” tambah AH.

Berita Lainnya  Konsolidasi Diperkuat, IWOI Merangin Matangkan Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031

Masyarakat mendesak pemerintah terkait agar segera melakukan pendataan dan perbaikan menyeluruh terhadap PJU yang rusak. Pasalnya, keberadaan lampu jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan keamanan dan keselamatan warga.

Jika persoalan ini terus dibiarkan, slogan “Bekasi Bersinar” dikhawatirkan hanya menjadi jargon tanpa makna, sementara warga harus menghadapi risiko akibat jalanan yang gelap setiap malam.

(Red)

Bagikan Artikel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini