BEKASI, LORONGNEWS.id – H. Minda suryana ketua AMS distrik 024 kabupaten bekasi mencium gelagat tidak baik dari pelaksanaan program P3-TGAI di desa karang setia kecamatan karang bahagia kabupaten bekasi tahun 2025,Jumat (7/11/25).
4 titik kgiatan P3-TGAI tahap 2 di desa karang setia tahun 2025 di duga jadi ajang bisnis oknum untuk meraup untung besar untuk kepentingan pribadi dari kegiatan P3-TGAI hingga 25℅ pertitik dari nilai anggaran Rp 195.000.0000.
H. Minda suryana saat di mintai keterangan awak media di kediamannya mengatakan,” Bahwa ahwa program P3-TGAI yang ada di wilayah desa karang setia berjumlah 4 titik kegiatan dimana titik-titik kegiatan tersebut 1.P3A Mitra cai mulus asih 2. P3A setia asih satu. 3.P3A setia asih dua 4.P3A setia asih tiga.
Karena adanya duga pengutipan anggaran sebesar 25℅ tersebut kualitas pembangunan proyek P3-TGAI di nilai tidak maksimal akibatnya pekerjaan P3A -TGAI tidak berkualitas dan asal-asalan bukan hanya soal mutu tetapi kegiatan P3A di sinyalir ada oknum yang bermain untuk meraup untung besar demi kepentingan pribadi,” tegasnya.
Lebih lanjut KETUA AMS menduga penerima program P3A tersebut merupakan kelompok yang sudah berkomitmen siap setor sebesar 25 % dari total nilai anggaran Rp 195.000.000.persatu titik kegiatan kepada oknum yang berkuasa di proyek kegiatan tersebut saya sudah turun ke lokasi kegiatan bertemu dengan beberapa kelompok penerima program dan sudah mengantongi indentitas suruhan oknum tersebut yang mana hasil kutipan di kumpulkan di salah seorang oknum yang kemudian di serahkan ke oknum yang bersangkutan untuk itu saya akan kawal masalah ini agar di lakukan Audit investigasi oleh BPK dan APH dan terkait pengutipan pada 4 titik kegiatan tersebut agar segera di tangani oleh pihak penegak hukum di duga kuat dana yang di kutip dari 4 titik kegiatan P3A -TGAI sebesar ratusan juta rupiah,” ungkap ketua AMS distrik 024 kabupaten bekasi H.Minda suryana.
Di sisi lain beberapa awak media online yang ada di kabupaten bekasi akan bersurat ke kejaksaan negeri kabupaten bekasi,” ungkapnya.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak-pihak terkait terutama pendamping kegiatan yang di kuasakan untuk mengawasi kegiatan tersebut yang berada di desa karang setia kecamatan karang bahagia kabupaten bekasi.
(red)






























