BEKASI, Lorongnews.id – Calon Kepala Desa nomor urut 1 Desa Jayalaksana, Obay Hendra Winandar, secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak melakukan praktik pembelian suara kepada masyarakat dalam rangka pemilihan kepala desa yang akan datang. Pernyataan ini disampaikan untuk menjunjung tinggi asas demokrasi yang bersih dan berintegritas.Sabtu.(19/9/2026).
Obay Hendra Winandar mengeluarkan pernyataan resmi yang ditujukan kepada seluruh masyarakat desa Jayalaksana. dalam pernyataan tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk tidak membeli suara atau melakukan praktik politik uang dalam proses pemilihan kepala desa. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga suara mereka sebagai hak demokrasi yang berharga.
Pernyataan ini disampaikan oleh Obay Hendra Winandar, calon Kepala Desa Jayalaksana dengan nomor urut 1. Pihak yang menjadi sasaran pernyataan ini adalah seluruh masyarakat desa Jayalaksana yang memiliki hak pilih dalam pemilihan kepala desa mendatang.
Pernyataan ini disebarluaskan di wilayah desa Jayalaksana, melalui media sosial dan media komunikasi warga setempat. Pernyataan tertulis ini juga beredar dalam bentuk gambar yang dibagikan antar warga.
Pernyataan ini disampaikan pada masa kampanye pemilihan kepala desa Jayalaksana tahun 2026, tepatnya pada Sabtu, 19 September 2026. Pernyataan ini muncul di tengah maraknya isu praktik politik uang yang sering terjadi dalam pemilihan kepala desa di berbagai daerah.
Obay Hendra Winandar merasa perlu menyampaikan pernyataan ini untuk meluruskan informasi yang mungkin beredar di masyarakat dan menunjukkan komitmennya terhadap demokrasi yang bersih. Ia ingin menanamkan kesadaran kepada warga bahwa suara mereka bukan komoditas untuk dijual, melainkan amanah untuk menentukan masa depan desa.
Pernyataan disampaikan melalui surat terbuka yang berisi penegasan prinsip dan ajakan moral kepada masyarakat. Dalam pernyataan tersebut, Obay juga menyertakan slogan: “Suara Anda Bukan Untuk Dijual, Tapi Untuk Masa Depan Desa” sebagai pengingat akan pentingnya hak pilih yang berkualitas. Ia memohon maaf jika ada kesalahpahaman dan mengajak warga untuk bersama-sama menjaga integritas pemilihan.
“Mohon maaf buat masyarakat Desa Jayalaksana bahwa No Urut 1 atas nama Obay Hendra Winandar tidak membeli suara masyarakat demi menjunjung tinggi azas Demokrasi. Suara Anda Bukan Untuk Dijual, Tapi Untuk Masa Depan Desa,” Ucap Obay.
Masyarakat desa Jayalaksana diharapkan dapat menyikapi pernyataan ini dengan bijak dan berpartisipasi aktif dalam pemilihan kepala desa dengan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang jujur dan adil.
(red)






























